27 Agustus 2014

Tips Pertolongan Pertama pada Orang Terkenak Stroke

#Tips Sehat - Stroke salah satu penyakit yang sangat ditakutkan manusia. Secara lahiriah bila seseorang sudah terkena stroke, harapan untuk pulih sangat sulit. Karena stroke termasuk penyakit berbahaya, selain bisa menyebabkan kematian juga bisa menyebabkan kelumpuhan total.

Cara terbaik untuk mencegah terserang stroke dengan menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Yaitu dengan menjaga pola makan, olahraga yang teratur, istirahat yang cukup dan menjauhi gaya hidup yang serban instan.

Menurut para ahli, stroke atau penyakit serebavaskuler adalah kematian jaringan otak (Infark serebal) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. 

Stroke bisa berupa iskemik maupun pendarahan (hermoragik). Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena terjadi pembekuan darah yang menyumbat suatu pembuluh darah. Sedangkan pada stroke hermoragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal.

Para pakar kesehatan menyarankan, jika mengalami serangan stroke, segera dilakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah penyebabnya bekuan darah atau perdarahan yang tidak bisa diatasi dengan obat penghancur bekuan darah.

Dari beberapa referensi yang kami baca. Ada satu cara terbaik untuk memberikan pertolongan pertama kepada orang yang terkenak serangan penyakit stroke. Metoda ini sangat efektif dan tidak menimbulkan efek sampingan apapun. 

Namun, kebanyakan para dokter tidak merekomendasi cara ini dengan alasan yang sangat simpel. Bahwa, "dalam kedokteran pengobatan berangkat dari penelitian dan uji coba. Sampai saat ini ilmu kedokteran tidak mengenal cara seperti itu, sehingga  tidak diketahui efektivitasnya". 

Mungkin dokter alpa tentang penyakit burong (roh halus) yang menyerang manusia, bisa sembuh dengan Rajah atau sumboh..

Berikut langkah-langkah penanganan pertama pada orang yang terserang penyakit Sroke.

Sebagaimana diketahui, orang yang mendapat serangan penyakit stroke seluruh darah di tubuh akan mengalir sangat kencang menuju pembuluh darah di otak. Apabila kegiatan pertolongan pada penyakit stroke diberikan terlambat sedikit saja, maka pembuluh darah pada otak tidak akan kuat menahan aliran darah yang mengalir dengan deras dan akan segera pecah sedikit demi sedikit. 

Dalam menghadapi keadaan demikian Anda jangan sampai panik tetapi harus tenang. Si penderita penyakit stroke harus tetap berada ditempat semula dimana ia terjatuh (mis: dikamar mandi, kamar tidur, atau dimana saja). 

JANGAN DIPINDAHKAN !!! sebab dengan memindahkan si penderita penyakit stroke dari tempat semula akan mempercepat perpecahan pembuluh darah halus di otak. Penderita penyakit stroke harus dibantu mengambil posisi duduk yang baik agar tidak terjatuh lagi, dan pada saat itu pengeluaran darah dapat dilakukan.

Segera ambil jarum suntik. Apabila tidak ada, gunakan jarum jahit, peniti, dan lain-lain. Sebelum dipakai terlebih dahulu disterilkan dengan cara dibakar diatas api. Segera setelah jarum steril, lakukan penusukan pada 10 ujung jari tangan si penderita penyakit stroke.

Titik penusukan kira-kira 1 cm dari ujung kuku. Setiap jari cukup ditusuk 1 kali saja sampai darah keluar (menetes). Apabila dara tidak keluar, pengeluaran darah dapat dibantu dengan cara dipencet. Insya Allah, dalam jangka waktu kira-kira 10 menit, si penderita Penyakit Stroke akan segera sadar kembali. (na umu na ubat) 

Apabila mulut sipenderita atau korban tampak mencong atau tidak normal. Tarik kedua daun teliga sikorban sampa berwarna kemerah-merahan. Ada juga yang menyarakan, untuk melakukan penusukan di ujung daun telinga sampai keluar darah sebanyak dua tetes.

Insya Allah, dalam beberapa menit bentuk mulut si penderita penyakit stroke akan kembali normal. Setelah keadaan si penderita  penyakit stroke pulih dan tidak ada kelainan yang berarti, maka bawalah si penderita  Penyakit Stroke dengan hati-hati ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon