18 September 2014

Khasiat Boh Limeng untuk Kesehatan


#InfoSehat - Belimbing sayur, belimbing asam, belimbing ungkot (limeng ikan) adalah sejenis pohon kecil tumbuh bebas diseluruh nusantara. Dalam bahasa Aceh tanaman ini memiliki beragam nama sebutan, diantaranya; limeng, limeng ungkot, seulimeng, selimeng sunti, selimeng asam, selemeng (Gayo), dan balimbiang (Aceh Selatan). 

Dalam bahasa latin belimbing asam bernama Averrhoa bilimbi L. Belimbing. Selain tumbuh di Indonesia, juga dikembangbiakkan serta tumbuh dibeberapa negara lainnya seperti Filipina, Sri Lanka, Myanmar, dan Malaysia. Mengutip wikipedia, tumbuhan ini diperkirakan berasal dari Kepulauan Maluku. Biasa ditanam di pekarangan rumah penduduk untuk diambil buahnya. Rasa buahnya yang asam digunakan sebagai bumbu masakan dan campuran ramuan jamu.

Sementara itu, dalam beberapa bahasa lokal di Indonesia, tanaman ini memiliki berbagai nama. Dalam bahasa Batak disebut: Asom, Belimbing, balimbingan. Nias: malimbi, Minangkabau: balimbieng, Melayu: belimbing asam, Lampung: balimbing, Sunda: calincing wulet, balingbing, Jawa: blimbing wuluh, Madura: bhalingbhing bulu, Bali: blingbing buloh, Bima: limbi, Flores: balimbeng, Sawu: libi, Sangir: belerang.

Di Aceh, tanaman Selimeng Sunti ditanam sebagai pohon buah dan kadang - kadang tumbuh liar di hutan-hutan belantara. Buahnya yang asam digunakan sebagai bumbu masakan dan berbagai campuran kuliner lainnya. Sejauh ini, belum ditemukan ada petani yang membudidayakan secara intensif, padahal meskipun rasanya asam ternyata memiliki nilai ekonomi yang sangat luar biasa.

Disejumlah daerah yang kami telusuri, di pasar-pasar harga asam sunti mencapai 20 ribu per kilo kadang-kadang lebih. Di negeri tetangga Malaysia, dalam 1 kg buah belimbih asam berharga RM20 atau 20 Ringgit Malaysia (MYR).

Masakan khas masyarakat Aceh yang terbuat dari boh selimeng antara lain; kuah asam keueng atau sayuran asam pedas, asam keueng eungkot suree, asam keueng udeung, dan asam udeng boh limeng leumik atau sambal udang belimbing.

Sementara itu, ciri-ciri tanaman belimbing sangat mudah ditandai, batangnya kasar berbenjol-benjol, percabangannya sedikit, arah tumbuhnya lebih condong ke atas. Daunnya kecil-keci dan berselang-seling, panjang lebih kurang sekitar 30-60 cm, dan berkelompok di ujung cabang. Warna daun muda coklat, kalau sudah tua daunnya menguning. 

Oleh sebagian anak-anak perdalaman di Aceh, jari-jari dari daun belimbing digunakan untuk membuat alat penangkap ikan kecil di sawah-sawah. Dalam bahasa Aceh alat penangkap ini disebut Beuriyeung dan sejenis dengan bubu (bube). 

Selain sebagai bahan kuliner, ternyata Boh Limeng memiliki Khasiat untuk kesehatan. Secara tradisional tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti batuk, diabetes, rematik, sariawan, sakit gigi, gusi berdarah, sampai tekanan darah tinggi.

Bagian yang biasa digunakan adalah buah, batang, daun, dan bunganya. Keempat bagian dari tanaman belimbing tersebut banyak mengandung senyawa yang berkasiat. Diantaranya adalah saponin, tannin, glukosida, kalsium, hingga vitamin C.

Khasiat lain dari boh silemeng adalah sebagai obat asma atau sesak nafas. Bagi Anda yang terserang penyakit ini, cukup dengan merebus bunga boh silimeng atau buah belimbing asam dengan air dan gula batu. Lalu diminum dengan dosis sehari 2-3 kali setiap hari, sampai asma dan alerginya sembuh. 

Boh silimeng juga mampu mengobati batuk kering, kandungan kalium yang terdapat dalam boh limeng mampu melancarkan dahak dan menurunkan panas dan mengobati tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon