10 September 2014

Sosok Budiman Sudjatmiko, Ketua Pembina Parade Nusantara

Siapa Budiman Sudjatmiko? Ia adalah Pembina Utama Dewan Pimpinan Nasional, sebuah organisasi tempat berhimpunya para kepala desa dan seluruh perangkat desa di seluruh Indonesia, yang disebut PARADE NUSANTARA.

Sebelum menjadi Dewan Pembina Utama Dewan Pimpinan Nasional PARADE NUSANTARA, sosok Budiman Sudjatmiko sudah dikenal publik sebagai Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang diprakarsai oleh sejumlah intelektual dan aktivis muda termasuk mahasiswa. Ia pernah dituduh mendalangi gerakan menentang Orde Baru dan divonis dengan hukuman 13 tahun penjara. 


Budiman Sudjatmiko, Pembina Utama DPN Parade Nusantara
Sosok Budiman Sudjatmiko, dilahirkan pada tanggal 10 Maret 1970 di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Ia juga dikenal seorang aktivis yang telah lama memperjuangkan lahirnya Undang-undang Desa bersama dengan organisasi pamong desa yang tergabung dalam Parade Nusantara. 

Saat ini Budiman Sudjatmiko adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). Dalam website pribadinya, ia menuliskan; Saya berusaha memelihara keberanian dalam memperjuangkan hal-hal yang saya yakini kebenarannya. Bagi saya, berpolitik adalah memperjuangkan dan membuat keputusan bagi perbaikan kondisi hidup rakyat. Dan saya semakin diyakinkan akan hal itu dalam setiap kunjungan ke para petani dan rakyat desa.

Selama ini yang terjadi hanyalah pembangunan di desa dan bukan pembangunan desa. Bila ini terus berlanjut maka desa tetap akan menjadi anak tiri dalam pembangunan Indonesia. Melalui Undang-Undang Desa yang baru disahkan, mayoritas masyarakat Indonesia akan mendapatkan bagian yang sepantasnya dari kemakmuran negara ini.

Saya tetap menerapkan prinsip kesederhanaan dalam hidup. Bukan persoalan besar saya tidak punya rumah bagi tubuh saya, tapi bagaimana menjadikan tubuh saya sebagai rumah bagi ide- ide besar.

Saya percaya bahwa solidaritas dan rasa kemanusiaan masih ada di negeri ini. Karena jaringan kolaboratif yang didasari solidaritas dan rasa kemanusiaan akan menghasilkan sesuatu yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Hari ini, kita memiliki tugas untuk segera meloloskan diri dari the republic of forgetting, republik yang melupakan banyak hal, termasuk sejarah dirinya dan dunia, menuju the republic of promised motherland, republik dari ibu pertiwi yang kedatangannya telah dijanjikan oleh proklamasi dan deklarasi kemerdekaan, Pembukaan UUD 1945 yang terbangun di atas kebangkitan elemen-elemen peradaban di tanah air.

Mari, kita bersama-sama, membangun Indonesia dari desa untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Desa Hebat, Indonesia Hebat!

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon