12 September 2015

Kemendesa Ajak Mahasiswa Bersama Membangun Desa

GampongRT - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Terringgal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengajak para mahasiswa dan sarjana-sarjana untuk ikut mengawal dana desa. Sebagai kaum terpelajar dan generasi muda intelektual, peran mahasiswa dan sarjana sangat penting agar dana desa bisa tepat guna dan tepat sasaran.

"Mahasiswa adalah salah satu tonggak kemajuan bangsa. Tokoh-tokoh bagsa hampir semuanya dulunya adalah aktivis pergerakan mahasiswa. Karena itu, peran mahasiswa dalam membangun desa-desa pun sangat penting dilakukan saat ini demi kemajuan bangsa Indonesia di masa depan," ujar Marwan saat memberikan kuliah umum di Kampus Universitas Islam Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (12/9).

Dihadapan 1.200 mahasiswa UIM, Marwan menekankan agar para mahasiswa harus tau bahwa membangun Indonesia dari pinggiran, pulau terluar, dan desa-desa masuk dalam agenda kerja pemerintahan Jokowi-JK yang tertuang dalam Nawacita. Kementerian Desa pun dibentuk untuk menjalankan amanat UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa yang telah memberi pengakuan dan kewenangan luas kepada desa dalam mengelola sumber daya yang dimilikinya. Termasuk memberi dana desa langsung dari APBN menuju Desa melalui Kabupaten dan Kota.

"Mahasiswa harus faham, dana desa itu bisa digunakan untuk membangun Infrastruktur dan untuk pemberdayaan ekonomi lokal masyarakat," kata Marwan. (Baca:
ICMI Ajak Umat Membangun Desa)

Dimensi membangun infrstruktur desa, lanjut Marwan, artinya dana desa bisa dipakai untuk membuat dan membenahi jalan desa, membangun irigasi desa, embung desa, dan pembangunan fisik lainnya yang sesuai dengan kebutuhan desa.

Dana desa juga bisa untuk membangun ekonomi lokal desa, misalnya dengan membuat BUMDes, menggerakkan sektor UMKM, membangun pasar desa, dan sebagainya. "Masyarakat desa harus diberdayakan semuanya karena arah kebijakan pembangunan saat ini dimulai dari masyarakat desa. Kalau masyarakat desa sejahtera, desa menjadi mandiri dan bangsa Indonesia akan maju," ujarnya.

Menteri dari Pati, Jawa Tengah ini menambahkan, hingga saat ini proses penyaluran dan penyerapan dana desa terus dilakuakan. Progres yang terjadi, di Sulaweai Selatan sudah mencapai 70 persen, dan dalam dua minggu ke depan.diharap audah mencapai 90 pula di daerah lain akan terus digenjot.

Peran mahasiswa dalam membagun desa dan meningkatkan daya saing bangsa sangat dibutuhkan. Apalagi mulai akhir tahun 2015 ini Indoneaia akan memghadapi tantangan berat, yakni dimulainya Masyarakat Ekonomi Asean secara penuh. Akan banyak tenaga kerja asing masuk ke Indonesia, bukan hanya pada sektor formal namun juga tenaga kerja kasar.

"Akan banyak dokter asing, pengacara asing dan sebagainya. Kalau kita tidak siap maka kita bisa tergerus sendiri. Maka disinilah perlu peran mahasiswa untuk terus belajar, menempatkan diri, membangun intelektualitas, kepribadian, dan jiwa sosial yang tinggi untuk bisa bersaing dengan tenaga asing.

"Mahasiswa pun harus mengarahkan program penelitian, KKN, dan praktik lapangan lainnya ke desa-desa. Ayo kita bersama-sama bangun Indonesia melalui desa," tandas Marwan.


Keterangan foto: kuliah umum di Kampus Universitas Islam Makassar, Sulawesi Selatan. (Sumber: kemendesa)

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon