19 Januari 2016

Cara Membuat dan Mengamankan Email Desa


Menurut sejarah, surat elektronik mulai digunakan sejak tahun 1960-an. Pada era ini internet belum terbentuk yang ada hanya berupa kumpulan "mainframe" yang terbentuk sebagai jaringan. 
"Di Nusantara, email sudah mulai digunakan khalayak umum sejak tahun 1980-an dengan akses yang masih terbatas".
Kemajuan teknologi informasi, adakalanya menjadi berkah bagi masyarakat Desa. Seiring waktu berjalan sudah banyak desa ya
ng telah berasil mempromosikan produk desanya melalui berbagai media online, seperti website desa, situs berdesa, dll.

Lebih dari itu, ada desa-desa yang telah berasil meraih Penghargaan Desa Teknologi Informasi dan Komunikasi Award. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk konsistensi, keseriusan desa dalam menginformasikan pembangunan dan pengelolaan sistem informasi desa yang lebih transparan kepada publik.

Terinspirasi dari itu, informasi positif menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat perdesaan. Untuk mempercepat arus informasi positif ke desa, sudah saatnya setiap desa terkoneksi dengan jaringan internet.

Dengan tersedianya koneksi jaringan internet ke desa, masyarakat desa dengan mudah mengakses beragam teknologi baru yang mungkin cocok diterapkan di desanya.

Melalui koneksi internet desa juga dapat mempermudah pemerintah desa dalam mengakses berbagai regulasi desa serta kebijakan-kebijakan terbaru terkait pembangunan desa. Ini hanya sekedar sekedar brainstorming dari admin saja. 

Sekarang kita kembali ketopik bahasan tentang cara membuat dan mengamankan email desa.

Membuat Email Desa

Membuat email desa sangatlah mudah, asal terkoneksi dengan jaringan internet. Cara membuat email, tipsnya sudah dibahas banyak di internet. Gunakan sourcing google pasti keluar.

Apa itu email? Email singkatan dari elektronik mail/surat elektronik yang digunakan untuk mengirim surat atau file melalui jalur perangkat komputer, notebook, laptop, hand phone, smartphone, tab yang terkoneksi dengan jaringan internet.

Kenapa email desa dibutuhkan? Email adalah salah satu fasilitas yang harus dimiliki desa ketika melakukan kegiatan di internet.

Misalnya ketika desa ingin membuat akun media sosial atau page sosial desa di facebook, twitter, atau google plus, instagram pasti situs media sosial tersebut akan meminta akun email.

Atau ketika Pemerintah Desa ingin mengirim laporan dana desa, data penduduk desa, dan kegiatan pembangunan di desa secara cepat. Solusinya setiap desa harus memiliki email. Melalui email, selain lebih mudah, hemat biaya juga tidak merepotkan aparatur desa.

Membuat email desa gratis, tidak dibebankan biaya kecuali biaya sambungan internet. Banyak situs penyedia layanan email gratis yang bisa digunakan seperti mail.google.com, mail.yahoo.com, outlook.com, mail.aol.com, mail.com, dan lain-lain.

Para penyedia layanan email juga menyediakan layanan email berbayar. Layanan ini sudah pasti servis yang diberikan jauh lebih baik dari yang gratisan.

Untuk layanan gratisan, banyak orang merekomendasi gmail. Selain fiturnya yang lebih lengkap, gmail juga memberikan perlindungan yang super tinggi. Nah, bagi desa yang belum membuat email. Kunjungi situs Google mail untuk membuatnya.

Mengamankan Email Desa

Mengamankan email sangat penting agar tidak mudah dibajak orang. Bagaimana cara mengamankan? Sangat mudah, sebab tiap-tiap penyedia layanan email memiliki komitmen untuk menjaga private sipenggunanya.

Jika email desa dibuat menggunakan layanan google, gmail kita dapat melakukan verifikasi 2 langkah untuk mengamankan. Meskipun sandi diretas atau dicuri orang, mereka tidak dapat masuk tanpa akses ke verifikasi tambahan pengguna. Lebih jauh tentang cara verifikasi dua langkah baca di support.google.com.

Kiat-kiat lain dalam menjaga private email, dapat dibaca di website security inbox.
Muda-mudahan artikel cara membuat email desa ini berguna dan bermanfaat. Terima kasih, salam Desa Membangun!

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon