13 Januari 2016

Dana Desa Diharapkan Atasi Kesenjangan si Kaya & si Miskin

Rumah Warga Miskin/Foto Ilustrasi GRT
GampongRT - Anggaran dana desa yang berikan oleh pemerintah kepada setiap desa di Indonesia diharapkan dapat mengatasi kesenjangan sosial seperti yang terjadi selama ini. Dengan adanya kucuran dana pusat yang masuk ke pedesaan, pemerintah daerah diimbau untuk turut serta membangun pedesaan sehingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di setiap desa di Indonesia.

Sehingga, kesenjangan sosial yang terjadi di perkotaan pun dapat diantisipasi karena meningkatkannya perekonomian masyarakat pedesaan yang berdampak pada semakin sedikitnya masyarakat di desa melalukan migrasi ke kota. (Baca: Menteri Marwan Segera Jalankan Program Padat Karya)

Menurut Ekonom Utama Bank Dunia di Indonesia Ndiame Diop, program dana desa ini seharusnya dapat menjadi pion pembangunan daerah yang kemudian akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan perekonomian pedesaan.

"Dana desa dapat meningkatkan perekonomian daerah yang menyebabkan meningkatnya ekonomi nasional," ujar Ndiame di Gedung Energi, Jakarta, Selasa (15/12/2015).

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Bank Dunia, pada tahun 2016 national banget transfer (transfer dana desa) dapat mencapai Rp47,7 triliun. Jumlah ini meningkat 2 kali lipat dibanding tahun 2015 yang hanya mencapai Rp20,8 triliun.

"Dana desa dapat menjadi salah satu kebijakan yang memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Dengan adanya pembangunan infrastuktur dapat dana desa ini dapat menjadi penggerak," imbuh Ndiame. 

Kesenjangan sosial yang saat ini terjadi dapat diatasi dengan memanfaatkan dana desa. Untuk itu, pemerintah perlu meningkatkan pengawasan dana desa agar tidak disalahgunakan dan mengendap di bank daerah.

Sumber: okezone.com

Artikel Terkait

Media Informasi dan Edukasi Berdesa


EmoticonEmoticon