17 Januari 2017

Memasyarakatkan Teknologi Tepat Guna

Pengertian Teknologi Tepat Guna (TTG) adalah sebuah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bersifat dinamis, tidak merusak lingkungan, mudah digunakan yang diciptakan untuk meningkatkan nilai tambah produksi dan ekonomi masyarakat.
Pengertian Teknologi Tepat Guna (TTG) adalah sebuah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bersifat dinamis, tidak merusak lingkungan, mudah digunakan yang diciptakan untuk meningkatkan nilai tambah produksi dan ekonomi masyarakat.
Mesin Padi Keliling/Ilustrasi: IST
Tujuan teknologi tepat guna adalah membantu meningkatkan mutu kehidupan masyarakat dengan meningkatkan sumber daya manusia dan memanfaatkan sumber daya alam dengan sentuhan berbagai teknologi tepat guna.

Oleh karena itu, memasyarakatkan teknologi tepat guna sangatlah penting. Mengingat, TTG  selain dapat membantu masyarakat desa dalam memecahkan permasalahan usaha dengan sentuhan teknologi tepat guna. 

TTG juga bisa meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui berbagai pelatihan. 

Berikut beberapa jenis Teknologi Tepat Guna yang dapat dikembangkan menurut Tipe Desa

Desa Nelayan
Desa Nelayan adalah desa yang sebagian kehidupan penduduknya tergantung pada penangkapan, pemeliharaan ikan dan hasil-hasil lainnya. 

Jenis-jenis Teknologi Tepat Guna yang diperlukan, antara lain seperti; Perahu, Jala, Lampu, Pengawet Produksi, Pembuatan Es, Pembuatan Garam, Angkutan, Pemasaran, BUMDes, Koperasi, Manajemen, dll.

Desa Persawahan
Desa Persawahan adalah desa yang sebagian besar penduduknya tergantung dari usaha pertanian sawah. 

Jenis-jenis teknologi tepat guna yang diperlukan, seperti; pemupukan, pengolahan sawah, alat pemotongan produksi, angkutan pengangkut hasil panen, gudang penyimpanan dan pengeringan, pembibitan, pengairan, penyemprotan hama, teknik tumpang sari pada dan ikan, pemasaran, BUMDes, Koperasi dan manajemen, dan lain-lain.

Desa Perladangan
Desa Perladangan adalah desa yang sebahagian besar kehidupan penduduknya tergantung pada pertanian ladang atau tegalan. Seperti Palawija, holtikultura, pangan (padi), dan lain-lain.

Jenis-jenis teknologi tepat guna yang diperlukan, seperti; pengolahan buah-buahan, pengolahan palawija, angkutan/transportasi, teknik teras tangga, pupuk kompos, pemasaran, BUMDes, Koperasi dan manajemen, dan lain-lain.

Desa Perkebunan
Desa Perkebunan adalah desa yang sebahagian besar kehidupan penduduknya tergantung pada usaha perkebunan, seperti kopi, cengkeh, lada, cokelat, pinang, karet, kelapa sawit, dan lain-lain.

Jenis-jenis teknologi tepat guna yang diperlukan, antara lain seperti; pembibitan, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan, tumpang sari, pengolah produksi, peningkatan nilai tambah, transportasi, pemasaran, BUMDes, koperasi dan manajemen. 

Desa Industri Kecil
Desa Industri Kecil adalah desa yang sebagian besar kehidupan penduduknya tergantung pada sektor industri kecil/home industri/industri rumah tangga/kerajinan. 

Jenis-jenis teknologi tepat guna yang diperlukan, antara lain seperti; pendidikan dan pelatihan, kerajinan anyaman, industri pengolah tanah liat (batu bata, genteng, dll), pengolahan hasil produksi pertanian (tempe, tahu, gula, dll), pemasaran, BUMDes, Koperasi dan manajemen, dll.

Desa Peternakan
Desa Peternakan adalah desa yang sebahagian besar kehidupan penduduknya tergantung pada peternakan. Seperti; Kambing, Sapi, Kerbau, Guda, Domba, Ayam, Bebek, Puyuh, dll).

Jenis-jenis teknologi tepat guna yang diperlukan, antara lain seperti; pembibitan ternak, IB, pemeliharaan, ladang rumput, pembiakan ternak, transportasi, pengolahan hasil, BUMDes, Koperasi, dan manajemen, dll.

Desa Jasa dan Perdangangan
Desa Jasa dan Perdangangan adalah desa yang sebahagian besar kehidupan penduduknya hidup tergantung pada usaha jasa dan perdangangan.

Jenis-jenis teknologi tepat guna yang diperlukan, antara lain seperti; pendidikan dan pelatihan keahlian jasa dan perdagangan, jasa pembengkelan, rumah kecantikan, tempat potong rambut, rumah makan, warung minuman, caffe, bahan bangunan, bengkel mobil dan sepeda motor, bengkel last, BUMDes, Koperasi, dan Manajemen, dll.

Perlu dipahami bahwa Tipologi Desa merupakan fakta, karakteristik dan kondisi nyata yang khas, keadaan terkini di desa, maupun keadaan yang berubah, berkembang dan diharapkan terjadi di masa depan (visi desa).

Maka berdasarkan pengembangan desa di Indonesia, sekarang ada Desa Mandiri, Desa Maju, Desa Berkembang, Desa Tertinggal, dan Desa Sangat Tertinggal.[]

Diolah dari berbagai buku referensi.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon