12 Oktober 2014

3 Teknik Penyiangan Gulma pada Tanaman Pinang

Budidaya Pinang - Sebagaimana tanaman perkebunan lainnya, tanaman pinang tak bisa luput dari berbagai serangan hama dan penyakit. Banyak teknik yang bisa dilakukan untuk penanganan hama pada tanaman pinang.
Bibit Pinang Unggul/Foto: Areca Ristu
Salah satu cara atau teknik yang sering dilakukan dalam penyiangan gulma pada tanaman pinang yaitu melalui proses penyiangan. Tujuan penyiangan agar tanaman pinang terbebas dari gangguan gulma dan penyakit.

Cara yang sering digunakan oleh para petani dalam budidaya pinang intensif  maupun penanaman pohon pinang secara tradisional, yaitu dengan membuat piringan di lingkaran batang pohon pinang. 


Berikut 3 teknik penyiangan gulma pada tanaman pinang.

a. Strip Weeding


Strip weeding artinya membersihkan gulma di sepanjang barisan tanaman hingga bersih. Lebar dibersihkan cukup 1 m secara memanjang sesuai barisan tanaman. Alat digunakan cangkul, tajak, sabit. Penanganan gulma pada tanaman pinang dapat juga diberantas dengan penggunaan bahan kimia. Biasanya, penanganan secara kimia dilakukan hingga lima kali setahun secara berulang-ulang. Sedangkan pinang yang sudah berumur 1-4 tahun cukup dilakukan pembersihan dua kali dalam setahun.


b. Strip Spraying


Strip Spraying artinya membersihkan gulma sepanjang barisan tanaman dengan cara penyemprotan herbisida seperti; Paracol dengan konsentrasi 1,2-1,5 l/400 l air/ha dan Gramozone dengan konsentrasi 1,2-1,5 l/400 l air/ha. Penanganan ini untuk tanaman yang sudah berumur setahun atau lebih. Pada tanaman pinang yang sudah berumur 2-3 tahun bisa dilakukan dua kali dalam setahun. Lebar jalur strip spraying berkisar 1,5 m dan masing-masing 73 cm dari kanan-kiri batang memanjang sesuai barisan tanaman.


c. Ring Weeding


Penyiangan dilakukan di sekeliling pohon dengan radius 75-150 cm dan tergantung besarnya pohon.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon