26 Oktober 2015

Isu Kecurangan Rekruitmen Pendamping Desa, Itu Fitnah

GampongRT - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar bertindak cepat atas isu pemerasan dalam proses rekruitmen pendamping desa. Selain melacak kejadian, juga langsung melakukan cross check untuk mengonfirmasi kebenaran isu tersebut.

”Sudah dapat dikonfirmasi bahwa itu fitnah yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, dan jelas itu bukan kader PKB,” ujar Marwan di Jakarta, Senin (26/10).

Marwan menambahkan, sejak awal pihaknya mewanti-wanti agar proses rekruitmen pendamping desa dijalankan dengan benar dan professional. Bahkan proses rekruitmen itu harus dilakukan secara terbuka dan bisa diawasi oleh siapa pun.

“Untuk kesekian kalinya, saya mohon dan mengajak semua elemen masyarakat ikut mengawasi proses seleksi dan laporkan jika terjadi kejanggalan. Intinya proses ini harus transparan. Bahkan kita berinisiatif melakukan rekruitmen secara online agar agar bisa dikontrol semua pihak,” jelasnya.

Tokoh asal Pati, Jawa Tengah ini menuturkan, setelah melakukan cross check, diketahui bahwa modus dalam penipuan yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab itu adalah mengadakan pelatihan pendamping atas nama kementerian, kemudian disuruh bayar dan bikin surat pernyataan.

Marwan berjanji akan bertindak tegas jika memang ada pelanggaran seperti yang diberitakan di beberapa media online tersebut.”Kalau ada bukti kuat, kita siap menindak,” tegasnya. (kemendesa)

Artikel Terkait

Media Informasi dan Edukasi Berdesa


EmoticonEmoticon