4 Februari 2016

Dana Desa Sumbang 0,5 Persen Pertumbuhan Ekonomi

GampongRT - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) mengungkapkan, realisasi dana desa 2015 mampu menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 0,5 persen.

Marwan Jafar mengatakan, sumbangsih tersebut bukti pertumbuhan ekonomi nasional dapat ditingkatkan melalui desa. 

"Dana desa sebesar Rp 20,7 triliun pada 2015, mampu menyumbangkan sebesar 0,5 persen pertumbuhan ekonomi kita. Bagaimana dengan tahun ini yang naik jadi Rp 47 Triliun," kata Marwan, Selasa (2/2).

Dalam diskusi yang dilakukan bersama sejumlah Kepala Desa di Tangerang, Marwan mendorong seluruh kepala desa, segera membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sebab, ia mengatakan, BUMDes merupakan program yang dapat cepat meningkatkan perekonomian desa.

"Tangerang memiliki potensi BUMDes yang tinggi, terutama di bidang industri. Yang belum bentuk BUMDes, segera dirikan BUMDes," ujarnya.

Marwan mengungkapkan, hal tersebut akan didukung dengan peningkatan dana desa setiap tahun. Ia optimistis desa-desa akan semakin berkembang. Hal itu mengingat, banyak kementerian yang memiliki program yang berkaitan langsung dengan desa.

Ia menjelaskan, janji yang pernah diucapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan memberikan Rp 1 miliar untuk satu desa, sudah terwujud. Sebab, ia mengatakan, tidak hanya kementerian desa yang mengucurkan anggaran ke desa-desa.

"Banyak kementerian lain yang juga memiliki program di desa," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang, Zaki Iskandar mengatakan, di Kabupaten Tanggerang, terdapat 246 desa dengan kondisi dan tingkat populasi yang berbeda.

"S
arana dan pra sarana setiap desa juga beda-beda. Ada desa yang sudah maju, karena sudah ada wifi. Tapi masih ada juga desa-desa yang masih perlu perhatian khusus, wifi tidak ada, signal tidak ada," ungkapnya.


(Kemendesa/admin)

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon