28 September 2015

Tjahjo Kumolo: Sejumlah Kades Hambat Program Desa

GampongRT - Pemberian kewenangan beserta dana besar kepada desa dalam praktiknya banyak menemui hambatan. 

Bahkan diungkapkan Mendagri, Tjahjo Kumolo, hambatan itu justru dilakukan oleh sejumlah kepala desa. (Baca: Kepala Daerah Harus Percepat Penyaluran Dana Desa)
Menurut Tjahjo, sikap para Kades ini sejatinya telah bertentangan dengan program pemerintah pusat yang menginginkan program desa dapat terealisasi, agar pertumbuhan ekonomi di desa-desa dapat berjalan.

Satu di antara sikap Kades yang akhirnya mengakibatkan terhambatnya program desa yakni dengan tidak maunya menyerap anggaran.

"Mereka inginkan dana turun dari kabupaten atau kota tidak per termin. Karena desa itu misalnya lagi bangun sesuatu harus selesai langsung. Tahu-tahu anggaran habis, harus tunggu lagi. Ini justru per termin, jadi lama," kata Tjahjo di kantornya, Jakarta, Senin (28/9/2015).

Meski begitu, kata Tjahjo itu hanya terjadi di beberapa desa. Saat ini, semua tengah dikoordinasikan, sehingga tidak terjadi hambatan-hambatan program desa.

Tjahjo sendiri tak bersedia membeberkan desa mana saja yang programnya terhambat oleh sikap kadesnya. (Baca juga: 
Uang Desa Ditilap Oknum Pegawai Kecamatan dengan Alasan "Uang Lelah")

Sementara di tingkat daerah, sambung Tjahjo, sikap-sikap yang ditujukkan oleh para kepala daerah, sejauh ini sudah semakin membaik, mengenai masalah penyerapan anggaran.

‎"Saya yakin seluruh kepala daerah komit soal pencairan. Tidak ada potongan dan tidak berani menghambat. Tapi saya juga minta dana desa juga jangan dicairkan bertahap. Kades juga harus berani anggarkan. Penyusunan perencanaan harus simpel," kata Tjahjo.

Sumber: tribunnews.com
Foto: ilustrasiGRT

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon