28 Agustus 2015

Di Aceh Utara, Dana Desa Belum Cair

GampongRT - Dana jatah triwulan pertama (Januari-Maret) 2015 bagi 852 Desa di Aceh Utara sampai Jumat 28 Agustus kemarin belum cair juga. Total dana desa tahun ini untuk kabupaten Aceh Utara Rp 222,4 Miliar.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Sejahtera (BPMKS) Aceh Utara, Mirzani, Jumat (28/8) menyebutkan, dana itu belum cair karena sampai kini pihaknya masih memproses kelengkapan administrasi yang diajukan aparat desa. "Dari 852 desa, 100-an gampong berkasnya sudah masuk ke DPKKD. Tapi, dananya belum juga cair karena masih diverifikasi,"ujarnya.

Namun, ia menargetkan dana desa tahap pertama itu paling lambat akan cair pada September mendatang. Untuk mewujudkan target itu, Mirzani mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar penyerapan dana desa untuk tahun ini tetap maksimal, seperti dilansir Harian Serambi Cetak, Sabtu (29/8).
Ilustrasi: Peng (Uang)

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi, mendorong kepala desa beserta aparatur desa lainnya tidak takut dalam mengelola dana desa selama dilakukan secara akuntabel dan transparan.

Menurut Johan, sepanjang pengelolaan dana desa senilai Rp1,4 miliar per desa yang dikucurkan bertahap itu jauh dari unsur memperkaya diri sendiri dan orang lain sesuai Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) maka aparatur desa tidak perlu takut. "Tentu tidak serta merta orang bisa disebut korupsi," kata dia. 

Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Menteri Marwan Jafar. Pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar tidak mempersalahkan para kepala desa yang akan menggunakan dana desa.

"Keberadaan dana desa harap segera disampaikan dan disalurkan ke desa-desa. Bagi kepala desa, jika sudah sampai ke rekening harap segera di belanjakan, jangan takut kena masalah hukum," ujar Menteri Desa. (Baca: Kades Jangan Takut Tersandung Masalah Hukum)

Artikel Terkait

Media Informasi dan Edukasi Berdesa


EmoticonEmoticon