12 Agustus 2015

Tekan Angka Kemiskinan, Kementerian Desa Luncurkan PKKPM

GampongRT - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) meluncurkan program Peningkatan Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Masyarakat (PKKPM). Langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi angka kemiskinan di kawasan pedesaan.

"Program ini akan disebar di seluruh wilayah di Indonesia, yaitu di 183 kecamatan yang tersebar di 102 kabupaten," ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Marwan Jafar saat membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program PKKPM Pusat dan daerah, di Hotel Mercure Ancol, Selasa (11/8). (Baca: 
17 Wirausahawan Jadi Motivator Ekonomi Desa)

Program PKKPM kata Marwan, diluncurkan agar dapat mendorong peran aktif pemerintah daerah dan memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan yang terkait dalam kegiatan-kegaiatan pengentasan kemiskinan.


"Treatmen program ini nantinya by name by address masyarakat miskin berdasarkan indeks kemiskinan wilayah (IKW). Dengan demikian pemanfaatan sasaran sangat jelas individu-individunya dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Selain program PKKPM, pemerintah menurut Marwan saat ini juga tengah mempersiapkan tiga strategi untuk menanggulangi kemiskinan. Antara lain, pengembangan sistem perlindungan sosial yang menyeluruh dan terintegrasi, pemenuhan pelayanan dasar bagi penduduk miskin dan rentan, serta pengembangan penghidupan secara berkelanjutan.

Tiga strategi tersebut menurutnya, akan diimplementasikan melalui kebijakan Kementerian DPDTT. Di antaranya, dengan memprioritaskan pembangunan desa yang meliputi pemenuhan kebutuhan dasar desa, sarana dan prasarana desa, pengembangan ekonomi lokal desa, pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

"Tentunya program ini juga harus mendapatkan dukungan di tingkat lokal, regional, dan nasional dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan," ujarnya.

Sebagai informasi, data Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode Maret 2014 – September 2014 memperlihatkan, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun dari yang sebelumnya 10,51 juta orang pada Maret 2014, menjadi 10,36 juta orang pada September 2014.

Sementara di daerah pedesaan, turun dari yang sebelumnya 17,77 juta orang pada Maret 2014, menjadi 17,37 juta orang pada September 2014.

Untuk persentase penduduk miskin di daerah perkotaan, data BPS per Maret 2014 memperlihatkan sebesar 8,34 persen. Angka ini turun menjadi 8,16 persen pada September 2014.

Sementara persentase penduduk miskin di daerah pedesaan turun dari 14,17 persen pada Maret 2014, menjadi 13,76 persen pada Sepetember 2014. (Sumber: jpnn)

Artikel Terkait

Media Informasi dan Edukasi Berdesa


EmoticonEmoticon