7 Jan 2016

Bangun Infrastruktur Desa Jangan Setengah-Setengah

GampongRT - Membangun infrastruktur, sarana dan prasarana desa merupakan program utama dalam penggunaan dana desa. Sebab infrastruktur desa menjadi penunjang aktifitas masyarakat desa di segala bidang.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar meminta agar pembangunan infrastruktur desa dilakukan dengan maksimal dan hingga tuntas. Terutama infrastruktur jalan desa yang akan memudahkan arus aktifitas masyarakat sehari-hari.

"Seharusnya dituntaskan terlebih dahulu pembangunan infrastruktur jalan desanya, baru bangun program lain," ujar Menteri Marwan saat meninjau pembangunan infrastruktur di Desa Mekar Galih, Jatiluhur, Purwakarta, Kamis (7/1).

Menteri kelahiran Pati, Jateng ini menambahkan, dana desa yang telah menjadi hak desa untuk dikelola harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan membenahi infrastruktur jalan, maka kegiatan masyarakat akan lebih mudah dilakukan, dan pada gilirannya aktifitas perekonomian desa semakin hidup.

Menteri Marwan mengaku sangat sering melihat kondisi jalan yang rusak, belum terbangun sehingga aktifitas masyarakat tidak maksimal. Para investor juga tidak tertarik menanam modal di desa jika infrastrukturnya tidak menunjang.

"Tolong rapikan dulu jalan desa. Masih banyak jalan setapak yang menyulitkan aktifitas. Baru setelah infrastruktur bagus, bangun saluran irigrasi dan program lainnya. Buat program infrastruktur dengan maksimal. Jangan setengah - setengah" ucap Marwan.

Sementara itu, Kades Mekar Galih Buchori mengatakan, pihanya memang telah membangun jalan desa dan program irigasi. Namun program infrastruktur akan diutamakan dibandingkan program lain yang tidak terlalu mendesak (Kemendes/admin)


Foto ilustrasi GRT

Artikel Terkait