20 April 2015

Menteri Desa Lihat Pembuatan Senjata Khas Aceh


GampongRT - Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Besar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa, PDT dan Tertinggal) Marwan Jafar melihat langsung pembuatan senjata khas Aceh, di Gampong Baet mesjid dan Baet Lampuot Kabupaten Aceh Besar, Senin (20/4).

Setelah melihat proses pembuatan sejanta rencong, Menteri Desa mengatakan, "Senjata tersebut harus dilestarikan dan menjadi peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya. Selain lestarikan budaya, harus dapat sejahterakan warga," ujarnya.

Memang kendalanya, hanya pemasaran. Nanti kementerian Desa akan membantu untuk mensosialisasikan agar masuk ke pasaran lokal, nasional, dan internasional. Ia juga mengharapkan pemerintah daerah harus bisa membantu dan mendorong serta perhatikan terhadap kerajinan khas masyarakatnya,"ujar Menteri Marwan.

Lebih lanjut ia menegaskan, potensi daerah harus dikembangkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Melalui Badan Usaha Milik Desa, kita sesungguhnya bisa membangun kesejahteraan masyarakat di level paling bawah. Karena "pendekatan pemerintah sekarang kesejateraan ekonomi. Itu yang kita kembangkan untuk sejahterakan masyarakat desa," ujar Menteri Marwan. 

Sekarang "Kondisi Aceh sudah kondusif. Tidak ada yang perlu ditakuti lagi. Masyarakat dan aparat keamanan sudah bisa saling menjaga. Jadi untuk ditinggali trans, tidak perlu khawatir lagi. Kita akan terus kembangkan daerah lain," ujar Marwan Jafar.

Kunjungan kedaerah-daerah terpencil, sudah menjadi tugasnya sebagai Menteri Desa. Menteri Desa "Tidak hanya berkantor di kota saja, tapi desa dan kawasan tertinggal. Marwan memastikan akan mendatanginya demi mensejahterakan masyarakat Desa. Saya harap mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat," ujar Menteri Marwan. (admin/abs)

Artikel Terkait

Media Informasi dan Edukasi Berdesa


EmoticonEmoticon