24 Januari 2017

Dana Desa Berkontribusi Besar dalam Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Ayo Bangun Desa - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2015 sebesar 5 persen mampu menekan angka pertumbuhan ekonomi yang kerap mengalami penurunan hingga mencapai angka 4,8 persen dari 6 persen pada 2014.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, di Jakarta saat membuka acara kegiatan Serasehan Desa di IPMI International Business School, Senin (23/1).
Foto: Kemendesa PDTT
Salah satu faktor meningkatnya pertumbuhan ekonomi nasional disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi di pedesaan yang rata-rata pertumbuhan ekonominya mencapai 12 persen. Angka pertumbuhan ekonomi di pedesaan tidak terlepas dari adanya dana desa yang dialokasikan secara langsung ke desa-desa. 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, di Jakarta saat membuka acara kegiatan Serasehan Desa di IPMI International Business School, Senin (23/1).

Menteri Desa menuturkan bahwa dengan adanya dana desa yang dikucurkan langsung ke desa-desa juga kembali menekan angka pertumbuhan ekonomi pada 2016 yang kembali meningkat pada bulan Oktober menjadi 5,1 persen. 

Adapun dana desa yang dialokasikan pada 2015 sebesar Rp 20,8 triliun dan 2016 sebesar Rp 46,96 triliun.

"Walaupun program dana desa masih baru dan masih ada kekurangan, namun dana desa mampu menunjukkan bahwa desa memiliki kontribusi cukup besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara nasional,” ujarnya.

Komitmen Presiden Jokowi dengan Nawacita ketiga, membangun Indonesia dari pinggiran dengan menguatkan daerah dan desa, pada 2017 kembali meningkatkan dana desa sebesar Rp 60 triliun kepada seluruh desa yang saat ini tersebar sebanyak 74.910 desa. 

"Kita berharap dana desa bukan hanya menjadi sumber utama pembangunan desa saja. Tapi juga bisa menjadi stimulus atau daya ungkit dalam pembangunan desa. Salah satunya dengan cara membentuk BUMDes agar desa tersebut mampu lebih mandiri karena menghasilkan pendapatan untuk pembangunan desa," katanya.

Diolah dari sumber Kemendesa PDTT

Artikel Terkait