25 September 2014

Inilah Penyebab Perut Anda Kembung dan "Kentut"

Jahe (Zingiber officinale)
 Image: http://balittro.litbang.deptan.go.id/
#TipsSehat: Secara umum perut kembung (Aceh: kumbong pruet) terjadi karena ada gas yang berlebihan pada saluran pencernaan yaitu usus dan lambung. Inilah penyebab perut Anda kembung dan sering "kentut". 

Berikut intisari Penyebab Perut Kembung. Dikutip dari medisku.com, penyebab perut kembung karena timbulnya gas yang berlebihan. Gas (flatus) dihasilkan oleh lambung dan usus akibat proses pemecahan makanan dan energi. Secara normal semua orang akan membuang gas limbah tersebut melalui kentut. 

"Kentut normal setiap hari yaitu antara 6 sampai 20 kali per hari". Apabila terdapat kelebihan gas pada lambung atau usus bagian atas, maka dapat mengakibatkan perut kembung, begah dan sendawa yang berlebihan.

Sedangkan kelebihan gas pada bagian usus yang lebih rendah dapat juga mengakibatkan perut kembung dan meningkatkan frekuensi kentut. Kelebihan gas dari salah satu lokasi usus dapat menyebabkan kram atau sakit perut, melilit, dan seringkali tanpa pola yang jelas.

Penyebab perut kembung yang paling sering disebabkan oleh udara yang tertelan dan makanan penyebab kembung. Jika banyak udara yang tertelan namun tidak bersendawa, maka udara akan melewati saluran pencernaan dan dilepaskan melalui anus (kentut). Namun jika jumlahnya berlebihan, maka akan menyebabkan perut kembung dan cegukan. 

Gas yang berlebihan pada usus bagian atas biasanya akibat gas yang masuk bersamaan dengan menelan makanan, minuma atau mengunyah permen karet. Gas pada usus yang lebih rendah merupakan produk sampingan normal dari aktifitas bakteri terhadap makanan yang tidak dicerna hingga mencapai usus besar. Gas usus yang berhubungan dengan aktifitas bakteri terdiri dari hidrogen, karbon dioksida dan metana.

Beberapa makanan mengandung zat-zat yang tidak sepenuhnya dapat dicerna sampai mereka ditindaklanjuti (metabolisme) oleh bakteri pada usus besar, di mana makanan akan dipecah menjadi senyawa yang lebih sederhana, termasuk gas. Makanan yang peling sering menimbulkan gas (menyebabkan perut kembung) antara lain; produk susu yang mengandung laktosa, gorengan dan makanan berlemak, sayuran brokoli, dll.

Sumber lainnya menyebutkan, penyebab perut kembung karena adanya kekurangan enzim lactase. Kekurangan enzim lactase mengakibatkan kurangnya kemampuan untuk mencerna laktosa, seperti gula alami yang ditemukan dalam susu dan produk susu lainnya seperti keju dan es krim.

Enzim lactase adalah salah satu enzim seperti yang terjadi secara alami dalam tubuh dan ditemukan dalam membran usus kecil. Enzim lactase juga bisa ditemukan didalam makanan olahan lain seperti roti dan salad dressing atau saus. Adapun kembung yang diakibatkan kekurangan enzim lactase sering berkaitan dengan diare dan sakit perut. 

Bagi Anda yang sering mengalami perut kembung, dapat diatas dengan minuman jahe. Tips untuk menghilangkan masuk angin, perut kembung dan kolik pada anak. Caranya cukup mudah, ambil 1/4 sendok teh bubuk jahe kering dilarutkan dalam 1/2 cangkir air panas. Berikan 1-2 kali per hari sesuai umurnya. Cara lain yang dapat menghindari keluar angin, sering-sering minum air mandret. (Baca: Cara Budidaya Jahe Intensif) 

Artikel Terkait