29 November 2014

Kementerian Desa Diminta Rekrut Sarjana Desa

GampongRT - Sebelumnya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Ja'far mengatakan kementeriannya akan membentuk tim pendamping untuk mengawasi penyaluran dana desa. 

Tim tersebut akan bertugas sebagai pendamping dan fasilitator dalam mendampingi pemerintahan desa dalam membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran desa.

Rencana Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi yang akan merekrut tenaga pendamping dan fasilitator desa disambut positif oleh Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) Aceh Utara. 

Rencana itu sangat tepat, mengingat tidak semua desa di Indonesia memiliki sumber daya manusia yang cukup terutama di daerah perdalaman. "Apalagi konsep membangun desa sekarang bukan hanya masalah fisik dan ekonomi saja tapi sumberdaya manusianya juga harus dibangun". 

Terkait dengan rencana rekrutmen tim pendamping pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa, Kementerian Desa diminta mempertimbangkan untuk menggunakan sumber daya manusia yang berasal dari desa masing-masing. "Agar tidak menimbulkan kesenjangan dikemudian hari, "ujar Direktur LP2M Aceh Utara, Sumadi Arsyah

Penempatan tim fasilitator desa, jangan asal-asalan. Harus benar-benar dilakukan dengan seleksi yang ketat, profesional dan transparan. 

Menjadi fasilitator desa bukan sekedar untuk mencari pekerjaan, tapi harus punya jiwa pengabdian. "Jangan sampai seorang fasilitator desa, menjadi rayap bagi keuangan desa dan yang repot nantinya adalah pemerintah desa".

Menurutnya, sarjana dari desa harus dimanfaatkan sebagai motor penggerak desa. Mereka harus didorong untuk kembali ke kampung halaman untuk membangun tanah kelahirannya.

"Rata-rata para sarjana memiliki pemikiran-pemikiran kreatif dan solutif untuk mengembangkan kampung halamannya, "paparnya.

Artikel Terkait

Media Informasi dan Edukasi Berdesa


EmoticonEmoticon