18 Apr 2015

Makanan Pendongkrak Kecerdasan Otak Anak

Kepala Ikan Salmon/Images: eshop.tesco.com
#TipsSehat - Keluarga sehat adalah harapan setiap manusia. Apabila Anda bingung makanan apa saja yang sebaiknya Anda berikan kepada anak-anak Anda, berikut ini beberapa makanan yang dijuluki sebagai manakan "Brain Food" terbaik di dunia yang kami kupas dari berbagai referensi.

Makanan-makanan ini dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat serta merangsang pertumbuhan sel-sel otak. Apa saja makanan "Brain Food" tersebut..? Berikut 8 makanan pilihan keluarga yang sangat baik untuk Pendongkrak Kecerdasan Otak Anak Anda.


1. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan makanan yang sangat spesial karena menawarkan segudang energi yang berasal dari karbohidrat kompleks dan protein. Selain itu, kacang-kacangan juga merupakan seumber serat, mineral, dan vitamin. Kacang-kacangan juga sangat baik untuk otak karena makanan ini dapat memberikan energi lebih lama dan membantu kemampuan berpikir anak-anak. Hasil penelitian, kacang pinto dan kacang merah mengandung asam lemak omega-3 (khususnya ALA) lebih banyak dibandingkan dengan kacang jenis lainnya.

2. Sayuran-Sayuran Berwarna
Jenis sayuran seperti wortel, bayam hijau, labu, ubi jala, tomat, dan bayam merah merupakan sayuran-sayuran kaya nutrisi dan antioksidan yang akan membuat sel-sel otak jadi lebih kuat dan sehat.

3. Susu dan Yogurt
Makanan-makanan dari produk susu cenderung mengandung vitamin B dan protein yang tinggi. Kedua jenis nutrisi penting ini dapat membantu pertumbuhan jaringan otak, enzim, dan neurotransmitter. Susu dan yogurt juga bisa membantu perut kenyang karena mengandung karbohidrat dan proteinnya sekaligus menjadi sumber energi untuk otak.

4. Daging Sapi Tanpa Lemak
Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber makanan yang kaya akan zat besi. Zat besi adalah mineral esensial yang dapat membantu anak-anak berkonsentrasi dan tetap ber-energi ketika di sekolah. Daging sapi juga memiliki kandungan mineral lain seperti Seng (ZN) yang dapat membantu menjadi daya ingat. Seng juga memberikan manfaat dalam peremajaan kulit dan perawatan mata anak-anak.   

5. Ikan Salmon
Semua jenis ikan yang berlemak sangat baik bagi kesehatan. Hasil penelitian, ikan Salmon mengandung lemak yang sangat tinggi dan sumber terbaik dari asam lemak omega-3 (DHA dan EPA) yang berperan penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. 

Hasil penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan asupan asam lemak omega-3 lebih banyak diketahui berpikiran lebih tajam dan memperoleh hasil memuaskan pada uji kemampuan, dibandingkan orang yang kekurangan asupan asam lemak omega-3. Menurut para ahli, kendati ikan tuna juga mengandung asam lemak omega-3, namun kandungannya tidak sebanyak ikan Salmon.

6. Telur
Telur sudah lama dikenal sebagai sumber penting yang mudah diperoleh dan harganya pun cukup terjangkau. Walaupun telur mengandung kolestrol, namun bagian kuning telur ternyata kaya akan kolin, yakni suatu zat yang dapat membantu perkembangan daya ingat atau memori. Kuning telur juga sangat bermanfaat bagi kecantikan, dan kaya akan vitamin E. 

7. Selai Kacang-Kacangan
Pada kacang-kacangan dan selai kacang diketahui sangat kaya akan vitamin E. Antioksidan yang berperan dalam melindungi membran-mebran sel saraf. Kacang-kacangan juga kaya akan vitamin B dan bersama vitamin E akan membantu sel saraf untuk penggunaan glukosa sebagai kebutuhan energi.

Kacang-kacangan juga dapat membantu meningkatkan kesuburan. Karena pada kacang mengandung asam folat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang memiliki asupan harian 400 mikrogram asam folat sebelum dan selama awal kehamilan dapat mengurangi risiko memiliki bayi lahir dengan cacat tabung saraf yang serius hingga 60-70%.

8. Gandum Murni
Otak membutuhkan persedian atau suplai glukosa dari tubuh yang sifatnya stabil atau konstan. Gandum murni mempunyai peran untuk mendukung kebutuhan itu. Serat yang terkandung di dalamnya bisa membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Makanan gandum juga memiliki kandungan vitamin B yang berguna dalam pemeliharaan kesehatan sistem saraf.

Gandum murni juga dapat mengurangi resiko terserang penyakit asma. Hasil penelitian menunjukkan, anak yang mendapatkan asupan gandum secara cukup dapat mengurangi resiko terkena asma. Gandum juga sangat baik untuk meningkatkan pencernaan anak.

Artikel Terkait

1 komentar so far